Thursday, November 28, 2019

PART 2 TAKDIR

PART 2 LAPANG HATI
Mulailah menerima dengan lapang hati apapun yang terjadi, karena kita mau menerima atau menolaknya dia tetap terjadi. Takdir tidak pernah bertanya apa perasaan kita, apakah kita bahagia atau kita tidak suka. Takdir bahkan basa basi menyapa pun tidak. Tidak peduli.

Thursday, November 21, 2019

PART 1 HADIR DAN SIRNA

PART 1 
Hadir Karena Waktu dan Sirna Karena Waktu




Remaja nya masih teringat ketika mudah mengeluh dengan keadaannya rasanya lucu si tapi lebih kuat rindu ehe, tanpa terasa waktu membawanya sampai sekarang walaupun berbeda situasi, tempat, dan jarak. Dimana setiap saat mudah sekali berdiskusi atau bahasa alaynya curahan hati tapi tidak dengan sekarang, dengan gagahnya waktu menghantam semuanya hingga jauh tanpa kabar.

Dihadirkan 19 tahun lalu oleh tuhan Yang Maha Esa dipertemukan denganku 4 tahun lalu seorang yang bertingkah aktif tetapi pasif ketika ada hal yang kurang pas dihatinya, manja tanpa batas dan keras kepala sampai tulang. Keadaan berubah ketika semuanya dihancurkan oleh egois hingga rasa benci ikut serta berambisi menguasai hati dengan alasan sakithati, ternyata repot sekali berurusan dengan hati dan sangat sulit mengobati karena perlu waktu cukup lama menggeser rasa benci.
Akhirnya kesempatan masih diberi namun yang terakhir kali. Ya, sangat ironi karena sekali salah melangkah sudahlah jangan pernah lagi mengemis hati biarlah benci yang menguasai.

Ya Tuhan, cukuplah rasa rindu ini memuncak ketika pada waktunya bukan sekarang karena rasanya sia-sia saja jika dihadirkan Engkau zat yang Maha Mengetahui yang menghadirkan rasa dan waktu dan semoga dia selalu dalam lindungan-Mu hadirkanlah rasa rindu ini diwaktu yang tepat agar tidak terjebak lagi dengan yang lalu. https://www.youtube.com/watch?v=_23uppjl3EA

Sunday, November 10, 2019

INGIN HILANG INGATAN

Andai saja awan mengajariku bagai mana menjadi mendung
Mungkin aku sudah turun ke bumi sebagai hujan yang siap melupakan segalap apa menjadi mendung

Andai saja hujan juga mampu menghapus ingatanku
Mungkin aku rela semalam terguyur derasnya rintik air
Akan kubiarkan derainya mengusir bayangmu yang masih berteduh di sudut hatiku

Andai saja gelombang tinggi mampu menghanyutkan masa lalu
Akan kubiarkan aku tenggelam bersama kenanganku denganmu
Agar aku bisa melupakan waktu saat bersamamu

Andai saja angin mengajariku bagaimana berhembus
Mungkin aku sudah menjadi badai yang lupa dengan kehacuran yang pernah diciptakan

Dan warna biru serta rona mentari,
Seandainya datang untuk mengajariku bagaimana tetap mempesona
Mungkin aku sudah menjadi tujuh warna pelangi.
😒
Silahkan nikmati sedihmu dan bahagiamu ↓↓↓↓↓





Thursday, November 7, 2019

Darah Lebih Kental Daripada Air

Bung, ada jalan tak berujung yang harus ditemukan kembali, yaitu jalan untuk kembali kepada keluargamu. Sudah cukup belajar mandirinya. Kembalilah ke tempat asalmu. Bagaimanapun, darah lebih kental daripada air. Hubungan darah harusnya lebih kuat daripada sekedar partner dan pertemanan. Karena, hanya keluarga dekatlah yang kan merawatmu saat kau sakit, yang kan mendukungmu saat kau terpuruk. Aku adalah saudaramu, maka aku akan menolongmu, apapun yang terjadi.

Darah Lebih Kental Daripada Air


Sunday, November 3, 2019

TIK

Assalamualaikum salam sejahtera indonesia hari hari yang bahagia mudah mudahan ya hehe
di zaman reformasi ini sudah tidak asing lagi dengan TIK yaa itu dia setiap orang memiliki gadget yang keren keren, mau ketemu klik telpon, lagi kangen nih klik WA yaa semudah itulah di zaman sekarang ini ,nah apabila masih penasaran apa sih TIK itu ?https://www.slideshare.net/Mohseptidiana/moh-septi-diana-ppt-190080977